Tujuan Pembentukan

By admin 07 Apr 2014, 13:10:57 WIB

Berita Foto Populer

Pembentukan Kabupaten Ogan Ilir bertujuan untuk:

  1. Mempersingkat rentang kendali pemerintahan sehingga tercapai efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pemerintah yang baik.
  2. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tercapai suatu pelayanan dalam rangka otonomi daerah secara nyata, luas, dinamis dan bertanggungjawab.
  3. Meningkatkan efektivitas penggalian dan pendayagunaan sumber daya yang terkandung di daerah untuk kesejahteraan masyarakat.
  4. Mempercepat penyebaran dan pemerataan hasil-hasil pembangunan sehingga akan dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat yang merata.
  5. Memperkokoh sistem keamanan dan ketertiban masyarakat yang merupakan bagian integral dari sistem pertahanan dan keamanan dalam NKRI.

 

Penjabat BUPATI OGAN ILIR Drs. H. Indra Rusdi menerima Keputusan DPRD tentang Raperda APBD Kab Ogan Ilir TA 2005 dari Ketua DPRD OI Ir. H. Mawardi Yahya



Penyelenggaraan pemerintahan otonomi daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, adalah mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut azas otonomi dan tugas pembantuan, diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, pada tahun 2005 dilakukan pemekaran kecamatan yang semula hanya 6 kecamatan dimekarkan menjadi 16 kecamatan. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Nomor 22 Tahun 2005 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir, jumlah kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 16 kecamatan terdapat 227 desa dan 14 kelurahan, yaitu : 

1)  Kecamatan Indralaya, terdapat 17 desa dan 3 kelurahan
2)  Kecamatan Indralaya Utara, terdapat 15 desa dan 1 kelurahan
3)  Kecamatan Indralaya Selatan, terdapat 14 desa
4)  Kecamatan Pemulutan, terdapat 25 desa
5)  Kecamatan Pemulutan Barat, terdapat 11 desa
6)  Kecamatan Pemulutan Selatan, terdapat 15 desa
7)  Kecamatan Tanjung Batu, terdapat 19 desa dan 2 kelurahan
8)  Kecamatan Payaraman, terdapat 11 desa dan 2 kelurahan
9)  Kecamatan Tanjung Raja, terdapat 15 desa dan 4 kelurahan
10) Kecamatan Sungai Pinang, terdapat 12 desa dan 1 kelurahan
11) Kecamatan Rantau Panjang, terdapat 12 desa
12) Kecamatan Muara Kuang, terdapat 13 desa dan 1 kelurahan
13) Kecamatan Rambang Kuang, terdapat 13 desa
14) Kecamatan Lubuk Keliat, terdapat 10 desa
15) Kecamatan Rantau Alai, terdapat 13 desa
16) Kecamatan Kandis, terdapat 12 desa.

Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Nomor 21 Tahun 2006 tentang Pemekaran Kelurahan dan Perubahan Status Desa Menjadi Kelurahan, serta Peraturan Bupati Ogan Ilir Nomor 44 Tahun 2006 tentang Pembentukan dan Pemekaran Desa di Kabupaten Ogan Ilir, maka jumlah desa/kelurahan semula hanya 164 desa/kelurahan yang terdiri dari 159 desa dan 5 kelurahan berubah menjadi 241 desa/kelurahan yang terdiri dari 227 desa dan 14 kelurahan.