Potensi Daerah

By admin 16 Jan 2018, 03:16:38 WIB

Berita Foto Populer

KEADAAN WILAYAH KABUPATEN OGAN ILIR
 KONDISI GEOGRAFIS DAERAH
Kabupaten Ogan  Ilir memiliki luas wilayah 2.666,07 km2, secara geografis terletak diantara 30 02' sampai 348' LS dan diantara 1040 20'  BT sampai 1040 48'   BT.   Kabupaten Ogan Ilir dengan batas wilayah administrasi sebagai berikut :
Sebelah Utara
:
dengan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Kertapati, Gandus dan Seberang Ulu I Kota Palembang
Sebelah Selatan
:
dengan Kecamatan Peninjauan Kab. Ogan Komering Ulu
Sebelah Timur
:
dengan Kecamatan Jejawi, SP Padang, Kayuagung, Pedamaran, dan Tanjung LubukKabupaten OKI dan Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur
Sebelah Barat
:
dengan Kecamatan Lubai, Gelumbang, dan Muara Belida Kabupaten  Muara Enim danKecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih
 
Kabupaten Ogan Ilir memiliki 16 kecamatan, 227 desa dan 14 kelurahan. Kecamatan terluas adalah Kecamatan Rambang Kuang dengan luas 528,82 km2 diikuti Kecamatan Indralaya Utara seluas 502,47 km2, Kecamatan Muara Kuang seluas 300,75 km2,  sedangkan kecamatan terkecil adalah Kecamatan Rantau Panjang yang luasnya 40,85 km2.  Jumlah desa terbanyak adalah Kecamatan Pemulutandengan 25 desa, Kecamatan Tanjung Batu dengan 19 desa, serta Kecamatan Indralaya Utara dengan 15 desa dan 1 kelurahan.
Kabupaten Ogan Ilir merupakan daerah beriklim Tropis Basah (Type B) dengan musim kemarau  berkisar antara bulan Mei sampai dengan bulan Oktober, sedangkan musim ­hujan berkisar antara bulan November sampai dengan April.  Pada tahun 2014, iklim di Kabupaten Ogan Ilir berlangsung normal dengan musim hujan terjadi diatas normal pada bulan Januari 2014, serta puncak hujan terjadi pada bulan Desember 2014.   Musim kemarau dengan sedikit turun hujan terjadi pada bulan-bulan MEI sampai OKTOBER 2014. Curah  hujan rata-rataberkisar antara 2.600 mm hingga 3.800 mm, dan jumlah hari hujan 121hari per tahun.  Suhu udara harian berkisar antara 230 C sampai 320Celcius.  Rata-rata Kelembaban udara harian berkisar antara 70 % sampai 98 %.
Wilayah bagian utara Kabupaten Ogan Ilir merupakan hamparan dataran rendah berawa yang sangat luas dan bertofografi datar sampai bergelombang dengan ketinggian  sampai 14 meter dari permukaan air laut.  Wilayah daratan Kabupaten Ogan Ilir mencapai 65 % serta wilayah berair dan rawa-rawa sekitar  35 %.  Derajat keasaman tanah berkisar antara pH 4,0 sampai pH 6,0.
Wilayah Kabupaten Ogan Ilir dialiri oleh satu sungai besar yaituSungai Ogan yang mengalir mulai dari Kecamatan Muara Kuang di perbatasan dengan Kabupaten OKU, kemudian mengalir ke KecamatanLubuk Keliat, Rantau Alai, Kandis, Sungai Pinang, Tanjung Raja, Rantau Panjang, Indralaya, Pemulutan Selatan, Pemulutan Barat dan KecamatanPemulutan yang bermuara di Sungai Musi Kertapati di Kota Palembangyang terkenal dengan Muara Ogan.  Sedangkan sungai kecil antara lain sungai Kelekar, sungai Rambang, sungai Kuang, sungai Randu, sungai Kandis, sungai Kumbang yang bermuara di Sungai Ogan, dan sungai Keramasan nasuk ke Sungai Musi Palembang.  Danau yang ada berupa Danau Lebung Karangan yang terletak di Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya dan rawa sungai Kelekar yang dijadikan objek wisata alam di Tanjung Senay Indralaya di kawasan perkantoran terpadu Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
 
Tabel 1. Luas Wilayah Administrasi Kecamatan  dalam Kabupaten Ogan Ilir
 
 
 
 
 
Pada tahun 2013 penggunaan lahan yang sudah diusahakan mencapai223.015,10 hektar atau 83,66 %, belum diusahakan sebanyak 13,26 % dan tanah lainnya sebesar 3,08 %.  Jenis lahan yang sudah diusahakan meliputi peruntukan:1) perkampungan seluas 5.352,07 ha atau 2,01 %, 2) sawah irigasi seluas 31.535 ha atau 11,83 %, 3) sawah lebak seluas24.720,60 ha atau 9,27 %, 4) tegalan seluas 78.460,43 ha atau 29,44 %, 5) kebun campuran seluas 20.555,08 ha atau 7,71 %, 6) perkebunan besar seluas 22.241 ha atau 8,34 %, dan 7) perkebunan rakyat seluas40.150,92 ha atau 15,06 %.
Kawasan Kota Indralaya sebagai Pusat ibu kota Kabupaten Ogan Ilir meliputi 13 desa/kelurahan, terdiri dari 4 kelurahan yakni Kelurahan Indralaya Mulya, Kelurahan Indralaya Raya, Kelurahan Indralaya Indah, Kelurahan Timbangan, dan 9 desa yakni Desa Tanjung Seteko, Sakatiga, Desa Sakatiga Seberang, Desa Tanjung Sejaro, Desa Sejaro Sakti, Desa Tanjung Pering, Desa Permata Baru, Desa Tanjung Baru, dan Desa Palem Raya.

Peta Wilayah Kabupaten Ogan Ilir
INFRASTRUKTUR  JALAN DAN JEMBATAN
Kabupaten Ogan Ilir dilewati oleh jalan nasional dan jalan provinsi selain jalan kebupaten dan jalan desa.  Panjang jalannasional (JALAN LINTAS TIMUR dan JALAN LINTAS TENGAH) yang terdapat di Kabupaten Ogan Ilir adalah sepanjang 61,38 km,  tersebar di Kecamatan Indralaya Utara sepanjang 23,30 km, Kecamatan Indralaya sepanjang 12,10 km, Kecamatan Indralaya Selatan sepanjang 8,20 km, Kecamatan Tanjung Raja sepanjang 12,60 km dan melintasi Kecamatan Sungai Pinang sepanjang 5,18 km menuju ke perbatasan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.  Sedangkan Jalur Lintas Tengah dimulai dari Simpang Timbangan Indralaya sampai Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara sampai perbatasan Kabupaten Muara Enim.  Jalan provinsi yang melintasi wilayah Kabupaten Ogan Ilir adalah sepanjang 118,41 km, sedangkan panjang jalan Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2013 adalah 838,47 km, dan jalan desa sepanjang 298,15 km tersebar di 16 kecamatan, pada tahun 2014 panjang jalan kabupaten adalah 838,47 km, seperti pada tabel berikut.
                                                                                   
 Tabel  Panjang Jalan menurut Permukaan dan Kelas Jalan di Kabupaten Ogan Ilir  Tahun 2014 (dalam kilometer).


                 Tabel  Panjang Jalan menurut Kelas Jalan per kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir.                           
Panjang ruas jalan baru yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mulai tahun 2006 sampai 2014 adalah sebanyak 66 ruas jalan baru dengan total panjang 330,95 km, terdiri dari  :
(1)  pada tahun 2006 telah dibangun sebanyak 23 ruas sepanjang 157,53 km.
(2)  pada tahun 2007 telah dibangun 18 ruas sepanjang 100,12 km.
(3)  pada tahun 2008 telah dibangun 19 ruas sepanjang 53,00 km.
(4)  pada tahun 2009 telah dibangun 5 ruas sepanjang 10,30 km.
(5)  Pada tahun 2011 telah dibangun jalan Belanti-Tanjung Laut sepanjang 10,0 km.
Jumlah jembatan yang terdapat di Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2005 jumlah jembatan mencapai 82 buah dengan panjang jembatan 1.383 meter, tahun 2013 jumlah jembatan adalah 176 buah dengan total panjang jembatan 3.678 meter, dan  tahun 2014 jumlah jembatan adalah 176 buah dengan total panjang jembatan 3.678 meter.

Tabel Perkembangan Jalan Kabupaten dan Jembatan Kabupaten Ogan Ilir Tahun                      2013 - 2014.
 
TAHUN
JALAN  KABUPATEN (KM)
JEMBATAN KABUPATEN
ASPAL
KERIKIL
TANAH
BETON
BATU
TOTAL PANJANG
UNIT
PANJANG (M)
2013
326,42
35,52
323,10
29,34
121,09
838,47
176
3.678,0
2014
329,30
84,60
323,62
70,86
121,09
838,47
176
3.678,0
 
Pada tahun 2014, kondisi jalan Nasional sepanjang 61,38 km dan jalan provinsi 118,41  km dengan kondisi beraspal, dan jalan kabupaten sepanjang 838,47 km, serta panjang jalan desa adalah 298,15 km sehingga total panjang jalan di Kabupaten Ogan Ilir tahun 2014 adalah : 1.316,41 km. Panjang jalan kabupaten 838,47 kmtahun 2014 diantaranya masih kondisi jalan tanah sepanjang 323,62km, jalan kerikil dan batu 205,69 km, cor beton 70,86 km dan kondisi jalan aspal 329,30 km pada akhir tahun 2014. Sedangkan jalan desa terdapat sepanjang 298,15 km beraspal terdapat 18 km, dan jalan tanah sepanjang 274,35 km dan jalan kerikil sepanjang 5,8 km.